Wahai kau yang sedang sakit,
apa yang kau pikirkan?
apakah diriku?
duniamu?
atau rezekimu?
Wahai kau yang sedang sakit,
tenangkanlah dirimu.
Aku tidak marah padamu, bila itu risaumu
Aku sayang padamu, bila itu gundahmu
Jalani hidupmu sebaik-baiknya, engkau pasti bisa
Tak perlu memaksa, beri yang terbaik
Jangan pusingkan rezekimu, sudah ada yang mengatur
Penuhi kewajiban rohanimu, tapi jangan lalaikan jasmani
Berikan dirimu kesempatan untuk menikmati hidup,
bukan memikirkan hidup
Wahai [...]
Semilir angin menggoyang dedaunan
Tersenyum riang diiringi deru kendaraan
Suara tawa menghiasi siang ini
Menyejukkan udara panas yang menyelimuti
Hati…
Sesuatu yang tak bisa kau ingkari
dan tak bisa kau pungkiri
serta tak bisa kau hindari
tidak bisa pula kau manipulasi
walau yakin bisa kau lakukan
Ia takkan berubah
bagaimanapun caramu mengubahnya
Ia hanya bisa terpendam
dan menyisakan setitik api
yang takkan padam
kecuali kau menemukan yang baru
yang lebih terang
dari api kecilmu
sebelum itu
terimalah…
Ia takkan bisa kau ingkari…
I woke up in the morning,
no one knew me
I walked along the road,
no one knew me
When I was trying to reach ‘em,
no one knew me
Fiuhh, what a silent day… :(
Aku adalah diriku, diisi dua sisi yang bertentangan.
Aku adalah diriku, dengan topeng yang hiasi mimpimu.
Bila kau mendekatiku, terlihatlah noda hitam disekujur tubuhku.
Aku terlihat putih, dengan bayang hitam yang erat melekat.
Dua tanduk menancap hingga ke otak, jadikan diriku manusia biasa…






Komentar