Dagu on May 10th, 2009

Wahai kau yang sedang sakit, apa yang kau pikirkan? apakah diriku? duniamu? atau rezekimu? Wahai kau yang sedang sakit, tenangkanlah dirimu. Aku tidak marah padamu, bila itu risaumu Aku sayang padamu, bila itu gundahmu Jalani hidupmu sebaik-baiknya, engkau pasti bisa Tak perlu memaksa, beri yang terbaik Jangan pusingkan rezekimu, sudah ada yang mengatur Penuhi kewajiban [...]

Continue reading about Wahai Kau yang Sedang Sakit

Dagu on December 15th, 2007

Semilir angin menggoyang dedaunan Tersenyum riang diiringi deru kendaraan Suara tawa menghiasi siang ini Menyejukkan udara panas yang menyelimuti

Continue reading about Sepi di Tengah Keramaian

Dagu on November 8th, 2007

Hati… Sesuatu yang tak bisa kau ingkari dan tak bisa kau pungkiri serta tak bisa kau hindari tidak bisa pula kau manipulasi walau yakin bisa kau lakukan Ia takkan berubah bagaimanapun caramu mengubahnya Ia hanya bisa terpendam dan menyisakan setitik api yang takkan padam kecuali kau menemukan yang baru yang lebih terang dari api kecilmu [...]

Continue reading about Hati: Tak Bisa Kau Pungkiri

Dagu on October 2nd, 2007

I woke up in the morning, no one knew me I walked along the road, no one knew me When I was trying to reach ‘em, no one knew me Fiuhh, what a silent day… :(

Continue reading about What a Silent Day

Dagu on September 18th, 2007

Aku adalah diriku, diisi dua sisi yang bertentangan. Aku adalah diriku, dengan topeng yang hiasi mimpimu. Bila kau mendekatiku, terlihatlah noda hitam disekujur tubuhku. Aku terlihat putih, dengan bayang hitam yang erat melekat. Dua tanduk menancap hingga ke otak, jadikan diriku manusia biasa…

Continue reading about Manusia Biasa