Telingaku udah capek denger adu kehebatan masing-masing calon presiden dan wakil presiden untuk pilpres 2009 ini. Ada yang ngakunya pro-rakyat ampe bela-belain deklarasi di TPA Bantar Gebang (hmmm… kok pas menjelang pilpres baru buat yang kayak gini…?). Mencari simpati “wong cilik”? Ada juga yang berebut keberhasilan “swasembada beras” maupun “perdamaian”. Tim sukses pun ga mau kalah, ada yang mengklaim bahwa keberhasilan pemerintah itu karena satu golongan tertentu karena mayoritas kursi di DPR milik mereka.
Ga sadarkah kalian, wahai para capres, cawapres dan tim sukses, bahwa keberhasilan bukan hanya milik satu orang? Apakah perdamaian di Aceh akan terwujud cuma karena satu orang? Kalo ga da kerjasama yang baik dari rakyat Aceh, mo dibuat seribu perjanjian damai pun ga akan bisa terwujud. Gitu juga dengan swasembada beras, semua pihak ikut terlibat akan keberhasilan swasembada beras. Sang pemimpin memutuskan, dan bawahan pun melaksanakan, dan petani yang menerapkan. Bila mereka ga kerjasama dengan baik, apa bisa berhasil tu swasembada? Apa cuma satu orang aja yang memutuskan, melaksanakan dan menerapkan?
Gimana dengan kegagalan? Giliran adanya kekurangan di republik ini, semua tutup mata. Semua ga mau ngaku. Semua menghindar. Semua bagai kehilangan nyali untuk berani mengakui bahwa ini adalah kegagalan mereka. Dan tetap, rakyat menjadi korbannya.
Buat capres dan cawapres, tolong hentikan kebohongan publik yang kalian sebarkan. Keberhasilan bukan milik satu orang atau golongan. Keberhasilan pemerintahan adalah keberhasilan rakyat Indonesia. Karena rakyat Indonesia-lah yang memilih kalian. Begitu juga dengan kegagalan. Bukan hanya kegagalan kalian semata. Ini adalah kegagalan kita bersama, dan di waktu mendatang, kegagalan ini harus kita balik menjadi keberhasilan.
Bhinneka Tunggal Ika
Random Posts
Loading…

(2 votes, average: 4.50 out of 5)












3 Responses to “Saling Klaim Keberhasilan Menjelang Pilpres 2009”
Trackbacks/Pingbacks
Leave a Reply