Ada ada saja ulah manusia jaman sekarang untuk mencari uang. Semua dihalalkan asal perut kenyang. Tidak peduli pada nasib orang lain karena perbuatannya. Sudah akrab telinga kita mendengar hal-hal yang berbau “palsu”. Mulai dari makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya, makanan yang diberi pewarna tekstil, kosmetik palsu, bedak bayi palsu, shampo palsu, ikan asin berpemutih, daging sapi gelonggongan, ayam suntik, makanan kadaluarsa, daging sapi palsu (celeng), hingga daging busuk yang diolah kembali, dan yang teranyar (24 Nopember 2008) baru kudengar dari televisi yaitu minyak goreng oplosan.
Sekilas minyak goreng oplosan ini mirip dengan minyak curah yang dijual di pasaran. Menurut pembuatnya, bahan-bahan minyak goreng oplosan ini adalah minyak bekas (waduh!), oli bekas (*gubrak! Sejak kapan oli bisa dikonsumsi???), kapur (haa???) dan tawas (?*%$@+!). Gila ga tuh???
Sepertinya sudah rusak kali moral bangsa kita. Udah ga peduli lagi ama orang lain. Bayangkan aja, bahan-bahan yang sudah jelas ga boleh dikonsumsi, eh… kok malah dibuat jadi bahan makanan! Sebagai pembeli, kita harus lebih hati-hati. Jangan mudah tergiur dengan harga yang murah. Selain itu diperlukan pengawasan yang sangat ketat oleh pemerintah untuk mengawasi makanan yang beredar di masyarakat. Bagi pelaku, bertobatlah! Anda tega memberi racun kepada saudara setanah air anda?
Random Posts
Loading…
Tags: Opini

(2 votes, average: 4.00 out of 5)











2 Responses to “Minyak Goreng Oplosan”
Trackbacks/Pingbacks
Leave a Reply