Pasti anda sering mendengar iklan-iklan tentang “Malaysia Truly Asia”. Iklan yang memperlihatkan keindahan negeri Malaysia dan berusaha menyedot turis Indonesia agar berlibur kesana.
Tetapi… benarkah demikian???
Malaysia tak lebih dari negara pembajak. Pulau, rendang, batik, angklung sudah dibajak oleh negara Malaysia.
Malaysia tak lebih dari negara meremehkan bangsa lain. Terbukti dari pelanggaran hak-hak asasi yang dilakukan warga atau polisi Malaysia terhadap warga negara Indonesia yang berkunjung kesana. TKW, pelajar, wasit bela diri, bahkan sampai istri diplomat tak luput dari tindakan semena-mena warga Malaysia.
Lihat berita di:
http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=309859&kat_id=3
Random Posts
Loading…
Related posts:


(3 votes, average: 3.67 out of 5)











September 9th, 2009 at 6:02 am
saudaraku. m’sia ngak pernah mau curi tourist dari indonesia ke m’sia.kalu di buat bancian / survey brapa juta rakyat m’sia ke indonesia.kenapa? sebab indonesia negara yg bagus.byk tempat dan muka bumi yg indah dan cantik2!saya slalu melancong ke indonesia.bukan mau bangga.tp hampir semua di indonesia saya sudah lawati.saya mau tanya saudara udah pernah ke m’sia?brapa kali setahun? kenapa tourist dari europe atau AS susah mau datang ke indonesia kecuali BALI? kenapa? di indonesia ngak byk promosi. di Indonesia ngak byk yg blh bicara English.BULE lagi mengenali BALI dari INDONESIA. kenapa? sebab promosi nya ngak ada. kalu “Indonesia truly Asia’ silakan ngak pernah ada org marah atau geram jika slogan itu indonesia yg guna.sebab apa? itu promosi.udah di nama kan IKLAN. saya bagi contoh. brapa byk kartu yg ada di indonesia? sympaty..im3.. mcm2 kan. cuba lihat slogannya.. mcm2 kan. itu di nama kan bisnes! kalu kamu bilang rendang or batik milik kamu. sila kan. ngak ada yg marah.saudaraku.ada yg benar harus benar.yg salah tetap salah!
September 13th, 2009 at 3:31 pm
http://forum.lowyat.net/topic/1159659
September 27th, 2009 at 8:38 pm
terima kasih atas pemikiran anda!!!
kami menghargai pendapat anda,.menurut survey yg sudah dilakukan DEP.Pariwisata dan Budaya Indonesia kami memiliki banyak aset bangasa dan keanekaragaman yang luar biasa!!untuk dunia yg hanya mengenal bali dan ada BULE yg berkunjung ke BAlI saja itu salah saudaraku!!!Indonesia pun menggencarkan pariwisata dengan bagus dan kami menghasilkan pendapatan yg cukup bahkan (MAAF) lebih besar dari malaysia!!!ini dibuktikan dari Modal dan Untung yang di dapatkan…
Malaysia mengeluarkan modal raksasa untuk menarik turis, mencapai 54,3 triliun dengan untung hanya 45,2 triliyun sedangkan kamu mengeluarkan modal 35,1 triiyun dan untung 56,8 triliyun!!kalau saudara pandai kalkulus maka anda akan mengerti sebenarnya kami lebih bisa memanfaatkan modal sedikit untuk meraup untung besar!!!
Terima kasih “Indonesia Truly Asia”??? kami tak menerima tawaran anda!!!
Memang rendang, batik, keris dan wayang sudah sejak tahun 2005 oleh WHO di USA mengakui bahwa itu adalah MASTER PIECE OF INDONESIA,…
Sehingga kamipun marah saat itu kalau milik kami kalian rebut dan jual dengan nama malaysia!!!
Andaikan Negara Kalian memiliki Budaya yg terkenal (tarian, makanan, alat musik, senjata khas, pakaian khas) yang memang mampu mendonkrak popularitas kalian di internasional dan harta leluhur itu KAMI REBUT tanpa cakap dengan kalian!!!
Pasti kalian akan MARAH dan DENDAM kepada KAMI!!!
Kenapa susah untuk tidak mencuri???
Terbukti pada tanggal 31 Agustus 2009, tak ada perayaan budaya di malaysia!!!Kenapa bisa terjadi??
September 27th, 2009 at 8:40 pm
Satu lagi saudaraku….
Jangan angap kami mencuri touris Malaysia!!!
Terima kasih….
September 28th, 2009 at 5:13 pm
Soalnya siapa yag mencuri? Kejahilan Discovery Channel dr Singapura telah diperbesarkan sebagai kesilapan satu negara. Kami sendiri cukup maklum sebahagian besar dr kami berasal dari Indonesia kerana nenek moyang berasal dari sana. Jadi apabila kami menubuhkan Malaysia sebagai sebuah negara dengan sebahagian warisan di amalkan di sini, tentunya akan timbul isu-isu begini disebabkan kejahilan kami. Kami sudah pun memohon maaf kerana sebagai manusia pun tiada siapa yang terlepas dari membuat salah.
Sejujurnya suara hati saya mengatakan adalah bodoh untuk kita membuang masa dengan isu yang ditimbulkan oleh 0.0001% suara Malaysia atau Indonesia. Isu budaya pun mau berperang? jangan lah menjadi seperti golongan syiah & sunni di Iraq yang bermusuh hanya kerana perbezaan besar.
September 28th, 2009 at 5:34 pm
Lagi satu ya, kami ada menyambuk hari kemerdekaan tetapi hanya ,kerana beberapa sebab:
1) Wabak H1N1 yang sedang menular membuatkan pemerintah berfikir bahawa keselamatan & kesihatan diri lebih penting daripada meraikan budaya. Keputusan ini adalah berdasarkan rasional yang tepat dan tidak menurut emosi.
2) Di bulan Ramadhan yang mulia ini yang kebetulan jatuh ketika hari kemerdekaan, pihak pemerintah berfikir bahawa aktiviti ibadah lebih baik daripada membelanjakan wang untuk akviti kebudayaan. Satu lagi keputusan yang berdasarkan rasional yang tepat.
3) Di saat seperti ini (ramadhan & isu H1N1), menghayati kemerdekaan seperti menghayati ramadhan ternyata lebih baik daripada berbelanja besar untuk perayaan yang belum tentu memberikan kesan sewajarnya.
Dan mengapa sebahagian besar kami kurang melayani isu ‘Malingsia’ ini adalah kerana kami merasakan jauh lebih baik memajukan diri & bangsa melalui fikiran yang waras dan menjauhi permusuhan yang merugikan. Ayuh sahabatku lupakan perbezaan yang amat kecil ini. Kita mempunyai persamaan yang besar sebagai muslim bukan? :0)
October 8th, 2009 at 1:37 pm
Tagline blog anda mirip2 hadith nabi s.a.w. Tapi fikiran anda tidak seperti maksud tagline blog anda ya. Ngapaen? tidak berfikiran luas. Masih sempit. Adakah anda mudah dipengaruhi media2 massa yg cuba utk merosakkan fikiran anda? Kesian anda.
Isu-isu Indo-Malaysia adalah isu terpencil. Isu tarian pendet telah diperjelaskan oleh pembikin iklan pelancongan di Singapura(discovery channel).Cuma media Indon yg dilihat utk mencari publisiti(keuntungan) dari rakyat disana. Cukup simple saja sifirnya. Dan sy pelik kenapa anda dan rakyat disana tidak nampak ini semua. Adakah mereka diupah? Benarkah mereka pejuang demokrasi? BENDERA- gerakan untuk perang? Kerana salah faham tarian pendet mahu berperang? Cukup-lah. Dunia mahu kiamat.
Saya sbgai rakyat Msia sebenarnya kurang ‘enak’ keadaan yg berlaku sekarang. Dimana titik noktahnya? Kalo anak kecil bergaduh, esok sudah aman. Kalo org tua bergaduh, bila mau damai? Makan masa bukan?!! Cukuplah sudah di zaman Pak Sukarno itu.
Kita ini sy rase bersedih dgn malapetaka gemba di Padang. Anak2 kecil tersepit dibangunan runtuh. Kemana BENDERA? Mana bantuan BENDERA? Mana media yang zalim itu? Malaysia negara pertama hulur bantuan. Ketepikan provokasi “ganyang malaysia”. Bantu mereka sebagai saudara muslim atau manusia yang berkerikamanusiaan.
Marilah kite laungkan kedamaian. Wassalam.
October 8th, 2009 at 3:57 pm
@hafisdn
mengertikah anda dengan apa yang anda bicarakan? mengertikah anda dengan maksud dari postingan saya (saya rasa yang anda maksud adalah posting saya “ngapain ganyang malaysia”). Coba anda baca benar-benar, dan saya uda klarifikasi maksud posting saya di http://danigunawan.com/opini/k.....-malaysia/.
October 13th, 2009 at 8:10 am
baik sy uda baca. namun apapun patut niatnya untuk mencari solution di awal posting anda dahulu. Bagi sy jelas klarified anda itu. Sy opened.
April 29th, 2010 at 2:56 pm
Memang lucu kalau ngeliat watak malingsial, sudah jelas maling masih juga banyak bertingkah.
Bikin muak
June 12th, 2010 at 12:20 am
biasalah orang Msia itu..mereka itu pinter ngomong doang..tar kalo diajak debat pasti muter-muter nggak jelas gitu..dah ngomongnya kemINGGRIS sok pinter bhs. Inggris..emang cuma negara lo doank yang bisa bhs. Inggris???..maklumlah, negara yang nggak pernah merdeka..merdeka cuma dikasih sama Ratu Inggris..sapa sih yang nggak mau GRATISANNN tanpa perjuangan..Bhs. Indonesia adalah bhs. persatuan Bangsa Indonesia, bangsa yang besar dari Sabang sampai Merauke..emang, Msia itu nggak punya bahasa Persatuan..mungkin habis ini ikut-ikut Indonesia buat bhs. Persatuan bhs. Msia..padahal bhs. di Msia Semenanjung dan di Sabah dan Sarawak beda..Msia itu bukan Truly Asia, masak seluruh orang Asia ada di Msia, wilyahnya aja sempit..masak penduduk se Asia ada di Msia??..dah lah tar pasti jawababnnya nggak relevan capek deeeehh..
August 25th, 2010 at 4:35 am
Ayoo bakar aja kedutaan Malingsial..
August 27th, 2010 at 9:30 am
@firestone
ga mesti kalee.. mending cari cara yg lebih cerdas, seperti lebih menghargai budaya sendiri.. (daripada buang biaya utk bakar-bakaran)..
September 4th, 2010 at 10:11 pm
Malaysia tidak pernah mampu menjawab dengan benar pertanyaan ini :
“MENGAPA MENCURI?”
September 14th, 2010 at 4:40 am
malaysia …gw cuma pesan buat orang malaysia
jangan bicara serumpun kalau kalian masih bertingkah!!
jangan bicara soal damai kalau kalian masih nyiksa TKI !!
jangan berlagak paling pintar karna kalian itu cuma alas kaki inggris!!
jangan berlagak banyak bicara sebelum kalian bisa buktikan apa yang kalaian CLAIM sebagai budaya kalian!!!
jangan bicarakan islam kalau kalian masih di perbudak yahudi inggris!!
kalian itu seperti burung benalu yang mengandalkan kerbau sebagai mata pencarian.kasarnya!!! kalian negara yang di bodohi inggris!!! sebentar lagi habis kalian di makan perbudakan!!!
November 14th, 2010 at 1:50 pm
Ah Malaysia, payah. Bisanya nyolong ama nyerobot milik tetangga, pulau sipadan ligitan udah eloe serobot, eh budaya Indonesia jg eloe mau curi. Jadi nama Malaysia diganti aja Malingsia, NEGERI MALING
Pelanggaran HAM pun banyak, kasus si Botak fahri, kasus penganiayaan TKI. ih menjijikkan …………..
July 25th, 2011 at 7:25 pm
Begini ya bicara yang membawa permusuhan…sampai bila mahu maju kalau suka klaim mengelaim..indonesia belum wujud lagi memang orang dari jawa dan sumatera merantau ke tanah melayu.semangat nasionalisme yang terlau kuat sehingga tidak boleh menerima perbezaan daripada negara luar.jadi mahu kesemuanya ditukar agar tidak sama budaya..lihat sahaja di negara lain terutama yang tinggal perbatasan sempadan negara,pasti ada persamaan budaya dan bahasanya walaupun beza negara.contohnya negara India dengan Pakistan dan beberapa negara lain lagi. Apa itu dengki dan iri hati itu ada faedahnya. Atau terus membenci kerana nila setitik yang dilakukan rakyat Malaysia. Saya mahu beritahu kamu ya..kebanyakkan rakyat Indonesia yang bekerja di Malaysia yang pernah saya jumpa..rata2 bisa bina rumah banglo di Indonesia..kamu ingat semua TKI tidak bernasib baik kah? Walaupun TKI ini tidak bernasib baik seperti kamu yang punya pelajaran tetapi mereka ini berfikiran ‘Internasionalis’ dan fikiran mereka lebih terbuka kerana mereka mahu berubah dan mahu maju.
September 14th, 2011 at 12:13 pm
aku rakyat malaysia yang masih punya famili keturunan mendailing di medan..kata kebanyakan orang medan,apa yang dibuat orang2 jakarta dan tanah jawa itu usah diambil pusing..kerena mereka itu tolol2 belaka..ga seperti orang2 sumatera yang amat dekat di hati rakyat malaysia..negara indon sendiri yang mengatakan malaysia mencuri,tetapi negara itu sendiri yang banyak mengkaya dan memperkasakan malaysia dengan kehadiran warga sumatera yang berlibur dan berobat ke malaysia..pada asasnya indonesia sebenarnya GAGAL didalam mempromosi hasil negaranya..media mancanegara lebih mengenali rendang malaysia dari indonesia..dan lebih mengenali budaya jawa malaysia berbanding jawa indonesia..jika orang2 mendailing medan atau orang aceh boleh berbangga jika orang mendailing malaysia atau org aceh malaysia mempergunakan budaya asal sumatera itu,mengapa org indon masih bising dan kata kami mencuri? saya orang mendailing,dan bila diperagakan adat mendailing kepada wisman eropah dan mereka menyukainya..adakah saya mencuri?pemerintah indon sendiri ga pernah ambil pusing mau promosi adat2 aceh,mendailing atau minang..jadi apa salah malaysia mempromosinya?kami juga punyai org minang,aceh atau mendailing..bottom line ialah,ini adalah kesalahan pemerintah anda..bukan salah malaysia..siapa lebih cepat dan bagus,dia akan berjaya! itulah bisnis!