Dari beberapa debat yang diselenggarakan oleh TVOne, kurasa ini termasuk debat yang bodoh. Ngapain sih yang kayak gini diperdebatkan? Apa maksud dan tujuannya? Naikin rating? Ngejar penghargaan? Debat-debat yang diadain di TVOne menurutku cuma debat kusir. Ga da manfaat. Mempertemukan dua hal yang bertentangan dan masing-masing kubu merasa paling benar. Seperti menyatukan air dan minyak. Ga da gunanya!
Kembali ke topik, menurutku ini ga perlu diperdebatkan. Mengapa? Indonesia bukan negara Islam, walopun mayoritas penduduknya memeluk agama Islam. Tidak ada peraturan yang menyatakan bahwa seorang presiden harus dari kalangan muslim. Sudah jelas bahwa debat ini sebenarnya GA PERLU.
Kalo pemimpin dari non-muslim tentu sah-sah aja. Dari ketua RT, lurah, camat, walikota, bupati atau gubernur bisa aja dari non-muslim. Mereka juga pemimpin di daerah mereka masing-masing. Ga da masalah kan?
Tetapi… ada hal yang perlu diingat. Seperti yang sudah ku katakan sebelumnya, mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim. Sehingga calon-calon presidennya kebetulan muslim, dan belum ada calon presiden dari kalangan non-muslim. Jadi wajar aja kalo belum ada presiden non-muslim di Indonesia. Sederhana kan? Ga perlu diperdebatkan.
Buat TVOne, buat acara yang lebih bermanfaat dunkz. Jangan sampe acara debat ini memecah belah persatuan. Kalo debatnya mau dipertahankan, mungkin perlu dicari topik-topik yang memang pantas untuk diperdebatkan.
Maju terus Indonesia-ku!!!
Random Posts
Loading…
Tags: Opini


(6 votes, average: 3.67 out of 5)











April 1st, 2009 at 9:10 pm
yah, saya setuju dengan opini Anda. Saya rasa ini hanya akan jadi ajang pemecah belah umat beragama, terutama Islam dan Non-Islam.
Satu yg jadi pertanyaan, ” siapa juga yang melarang non-muslim jadi presiden ? ” .
Kalau pertanyaan itu menanyakan akan kemungkinan, ya sudah pasti mungkin jawabannya, lha wong kita ini negara berlandaskan pancasila bukan islam, so what’s a fu**in problem ? Hal seperti itu sudah tidak perlu di pertanyakan lagi.
Ini jelas sudah mengundang pro kontra yang berlebihan, hanya demi mengejar rating dan duit semata, redaksi debat TVOne berani menampilkan masalah baru di permukaan.
April 1st, 2009 at 9:19 pm
@rido_dudicof
Setuju bgt dg pernyataan “redaksi debat TVOne berani menampilkan masalah baru di permukaan”.
April 2nd, 2009 at 2:44 am
Setujaaa…
Gak ada topik yang lain apa…?
Sukak kali TV One membahas hal2 yg gak penting kali.
Maen lah Gu…!
*Loh..
April 2nd, 2009 at 6:36 am
Saya baru tahu dalam islam ada ajaran bahwa sudah menjadi fitrah dari non-muslim untuk membenci islam dalam batinnya, jika dhohir (lahirnya) menunjukkan sikap tak membenci maka pihak muslim juga harus menunjukkan sikap yg baik, tapi jika sebaliknya maka pihak muslim harus melawan.
Betapa penuh prasangkanya ajaran yang demikian. Darah saya sampai mendidih mendengarnya, bahkan pagi ini pun jika mengingat perkataan tersebut saya pingin marah aja rasanya. Sebelumnya saya tidak punya rasa benci sedikitpun terhadap islam, tapi sekarang setelah mendengar ‘ajaran suci’ tsb, saya berpikir, untuk apa menyayangi mereka? toh mereka menganggap kami ini ‘seburuk-buruknya makhluk’.
April 2nd, 2009 at 6:56 am
buat poddie
loh iya toch emang begitu kan keadaan nya, apa anda mau bilang secara lahir batin kalau anda menyayangi dan tidak membenci muslim. Kalau secara lahir anda tidak menunjukkan sikap benci anda atau pun bahkan bekerjasama untuk membangun negara ini maka wajib bagi kami untuk melindungi anda. Bahkan darah anda haram untuk ditumpahkan, tapi kalau sebaliknya secara lahir anda menunjukkan kebencian yang nyata maka wajib bagi kami untuk melawan. Sebuah prinsip yang ‘manusiawi’ kan, bukannya tampar pipi kanan beri pipi kiri, apa anda mau seperti itu ??
April 2nd, 2009 at 7:02 am
Yaa, sekarang saya jadi mengerti bagaimana ‘cara berpikir’ kalian itu!!
Trims!!
April 2nd, 2009 at 7:21 am
@poddie
Tidak ada ajaran di dalam Islam untuk saling membenci. Darimana anda sumber anda yang mengatakan “Islam membenci non-Islam”? Tolong kemukakan sumber yang jelas. Kalo cuma “katanya”, mending diem aja. Komentar anda di atas bisa memecah belah umat beragama yang uda rukun di Indonesia.
NB:
Kepada netter yang laen, mohon memberikan komentar yang mempersatukan, bukan malah memecah belah. Kita seharusnya prihatin pada saat pemilu kita udah dipecah belah berkelompok-kelompok demi partai yang belum tentu menyuarakan aspirasi kita. Jangan sampai isu umat beragama semakin memecah belah persatuan.
Tx.
April 2nd, 2009 at 8:01 am
Islam adalah agama yg rahmatan lil alamin. Islam tidak pernah mengajarkan untuk saling membenci satu sama lain. Tapi sudah menjadi fitrah setiap manusia untuk meyakini agama yang dianutnya adalah BENAR dan yang lain adalah salah, sesuai dengan apa yang didoktrinkan agamanya masing2. Dengan kata lain seseorng yang beragama pasti menganggap orang yang berbeda agama dengannya adalah “orang lain”. Mengapa begitu? karena itu adalah fitrah setiap org yang beragama. Tentu saja org non muslim menganggap org muslim adalah kafir (maaf) demikian pula sebaliknya, bukankah itu adalah wajar saudaraku …
Dalam islam diajarkan untuk hidup saling berdampingan secara damai dan saling tolong menolong terlepas dia seorang muslim atau bukan. Di Indonesia yang mayoritas muslim, seorg non muslim bisa hidup dgn tenang tanpa ada intimidasi krn sifat islam itu sendiri yang rahmatan lil alamin. Bisa dibayangkan seandainya negeri ini mayoritas non muslim dan hanya sejumlah kecil muslim yang ada? Bnyk contoh di negara lain …
buat poddie anda menganggap sikap kami sprti ini sebagai sikap kebencian kami thd anda, itu ya ga apa2 itu hak anda. Yang jelas dalam Islam diajarkan bgm menyikapi org non muslim yang hidup di wilayah mayoritas muslim. Malah org muslim berkewajiban melindungi org non muslim, yang hidup diwilayah muslim dengan baik (contoh: tidak menjelek2kan umat islam, tidak menghina nabi umat Islam, tidak menyebarkan agamanya keorang yang sudah beragama dalam hal ini islam, dll) selama dia tidak menimbulkan kekacauan.
Demikian penjelasan saya, tRims …
April 2nd, 2009 at 10:23 am
saya juga menyimak acara debat ini.
dan bener2 diluar dugaan…
kenapa justru sang kyai yang saya anggap mengerti sekali tentang islam…malah memiliki pikiran sempit seperti itu.
bayangkan betapa bahayanya kalo setiap pemeluk islam itu memiliki pemikiran yang seperti itu…
betapa munafik mereka.
bagaimana tercipta kedamaian bila dihati setiap pemeluk islam itu sudah tertanam kebencian dan kecurigaan….
sungguh debat kemarin benar2 membuka mata saya thd islam itu sendiri..
dan saya berharap,tidak semua islam itu berpikiran seperti kyai tersebut.
April 2nd, 2009 at 11:32 am
Adalah sangat manusiawi apabila kita menghormati dan melindungi orang2 yg baik, dan melawan terhadap orang2 yg membenci kita dan ingin menghancurkan agama yg kita anut. Dan adalah suatu fakta bahwa Allah mengingatkan kita bahwa sebagian umat non muslim tdk akan pernah rela sampai kita mengikuti agama mereka. Bagi umat muslim yg tdk mengakui ayat tersebut sy khawatir klau mereka telah kafir.
April 2nd, 2009 at 11:43 am
Klau menjawab topik yg dibahas, maka menurut sy sangat mungkin non muslim menjadi presiden ri, sama mungkinnya dgn merubah negara kita menjadi negara islam, sepanjang hal itu memang diinginkan oleh sebagian besar rakyat indonesia dan dgn cara2 yg konstitusional. Bukankah negara kita adalah negara demokrasi?
April 2nd, 2009 at 1:49 pm
wajar kalau kyai berkata begitu karena berdasarkan al-quran, saya yakin di negara non muslim pun akan seperti itu, para pendeta2pun akan melarang jemaahnya memilih pemimpin yg muslim, contoh saja obama yg jelas2 umat kristen dituduh muslim agar tidak memilih dia, apalagi kalau seandainya obama muslim, mungkin akan dituduh seorang teroris
April 2nd, 2009 at 2:42 pm
coba direnungkan kembali bahwa apa yang dikatakan narasumber tersebut tidaklah salah,,
secara fitrah memang katolik-kristen tidak akan pernah bisa bersatu karena yang satu mengkafirkan yang lain,,
tapi bukan berarti kita tidak bisa hidup damai,,
kita justru haruslah hidup damai,, muslim dilarang menyerang kelompok agama lain sebelum mereka sendiri deiserang,,
tolong benar2 dipahami dan dibedakan antara fitrah dan realita,,
untuk masalah presiden non muslim, sebagai umat muslim ada dua hal:
1. mengapa kita memilih non-muslim? apa alasannya? itu perlus direnungkan
2. jika memang terpaksa (mungkin karena calon yang terbaik adalah non-muslim) maka umat muslimlah yang harus introspeksi mengapa kita bisa kalah dengan non muslim
wallahu a’lam
April 2nd, 2009 at 2:43 pm
eh maaph maksud tulisan saya yang diatas bukanlah katolik-kristen tetapi katolik-Islam
April 2nd, 2009 at 3:49 pm
Sebenarnya TVOne telah mencoba memecah hubungan antarumat beragama yang sudah dibina dengan baik selama ini.
Sudah seharusnya TVOne ditutup
Gk penting banget debat tadi malam.
April 2nd, 2009 at 6:51 pm
ass,saya raden maulana rodiudin.mayoritas islam adalah sumber segalah hal yaitu imam.jadi jaganlah seluruh umat islam memilih presiden yang non muslim.kelak bangsa ini akan hancur…. pilihlah presiden yang muslim taat pada agama dan ajarannya.kelak bangsa ini kan makmur…
alllahu akbar…..
April 2nd, 2009 at 6:58 pm
Saya setuju dengan opini bang dagu, cma yang membuat saya kaget adalah adanya fatwa MUI yang mengharuskan memilih pemimpin muslim dan hukumnya haram jika tidak memilih pemimpin muslim seperti yang dikatakan pada debat tersebut. Setau saya pemilu itu haruslah LUBER dan JURDIL (langsung,umum,BEBAS,rahasia) dan (jujur,adil). Kalau ada fatwa MUI yang seperti itu, jelas sangat bertentangan dengan asas pemilu yang LUBER dan JURDIL. Hal-hal seperti ini yang sebenarnya dapat menyebabkan disintegrasi bangsa, karena bagi saya bukan agama yang mengatur negara dan bukan negara yang mengatur agama. Pemilu adalah kebebasan masing-masing pribadi karena itulah demokrasi. Terima kasih dan maaf kalau ada salah kata tolong di koreksi.
April 2nd, 2009 at 9:16 pm
Bukan pertamax..
Tapi setuju banget tuh bang, kalo bisa dibilang acaranya dari dulu juga sebenarnya dipaksain aja. Bukan kali ini aja acaranya seperti itu. Memang mau naik-naikkan rating aja, tanpa memikirkan efek buruknya..
April 3rd, 2009 at 1:46 am
ng… saya juga kaget liat nara sumber pertama yang pake baju putih2 yang katanya asal pesantren… mengatakan bahwa sudah dari sononya umat muslim membenci umat non muslim begitu juga sebaliknya…. udah gak bisa dirubah… swt kan… emang manusia tu robot…?? yang gak bisa berpikir… gak bisa mengambil keputusan? cuman ngikutin program yang udah dibuat ama penciptanya…. klo penciptanya udah ngasi akal budi, mestinya dipake toh…..
memang tidak semua orang islam itu buruk begitu juga sebaliknya kontrasnya adalah pada saat sesi pertama, nara sumber yang sama2 dari islamnya tapi beda pendapat… huehuehu… beginilah klo agama udah masuk keranah politik…
@ MAXROBIN…
saya kurang setuju pada poin anda mengenai orang Non-muslim tidak boleh menyebarkan agamanya pada yang sudah memeluk islam, agar dapat diterima dalam lingkungan yang kata anda mayoritas islam…
bukankah dalam islam juga diwajibkan untuk menyebarkan ajaran agama? katakanlah apa yang tertulis dalam Al-Quran walaupun itu hanya 1 ayat saja… nah jika non-muslim melakukan hal yang sama… apakah itu kejahatan??
oia… max… untuk proses tampar2an yang anda contohkan emang manusiawi… tapi di ajaran nonmuslim (dalam hal ini Kristen/Khatolik, karena anda mengutip dari sana) maksudnya bukan untuk pasrah saja kita ditampar2… tapi memaafkan… karena jika masi tampar2an butuh berapa lama sampe semua yang kita tampar masuk rumah sakit?? klo anda maapin udah prosesnyaa berhenti pada anda (kena tampar…xixixi)jadi klo gak ngerti gak usah ngomong… hueheuhu.. piss
untuk pemimpin yang disyaratkan MUI, beriman bertaqwa, bla…bla…bla..bla.. yang deket2 pemilu aja rajin2 ke tempat ibadah, beramal, abis itu… korupsi lah buat balikin modal…
gw gak ngomongin agama loh… tapi setiap orang berpotensi jadi orang jahat… begitu juga sebaliknya… jangan sampe orang yang anda pilih jadi Caleg/Capres/apalah… ujung2nya malah ngerugiin bangsa ini… makanya gw pilih GOlput!!! HIDUP GUS DUR!!! wkwkwkwkwk
lha wong calegnya pada gak jelas…. kerjanya kliatan pas deket2 pemilu aja…. itupun yang kaya2… lha caleg yang gak punya ongkos kampanye??
April 3rd, 2009 at 10:45 am
Assalamualaikum
Setuju banget….hanya membuat debat kusir yang tidak bermanfaat, malah membuat pertikaian.
April 3rd, 2009 at 11:34 am
kalo semua umat islam dan kristen menjalankan ajaran agamanya yang benar2 dari nabi pembawa agama tersebut pasti kita tidak saling marah 2an, dan caci maki disini. jadi yang menghina agama lain pasti orang yang sudah diluar agama yang dianutnya. agama islam dan kristen pasti satu sumber. yaitu tuhan. knapa kita saling caci maki, betapa sempit pemikiran kita. kalo ada orang yang salah jangan langsung salahkan agamanya. tapi salahkanlah orang tetsbut yang tidak sempurna memahami agamanya sendiri. saya kira isa dan muhammad dulu sangat toleran dengan agama lain. dan kalo mereka berjumpa nanti diakhirat kelak pasti malu melihat kita2 yang sering berantem yang seharusnya bersatu karena memang satu sumber.
musuh kita bukanlah pemeluk agama diluar agala kita.
musuh kita adalah orang yang tidak beragama.
ajarkan agama kepada orang yang belum beragama.
jangan sebarkan agama pada orang yang sudah beragama.
*melihat dengan sederhana*
April 3rd, 2009 at 7:34 pm
Pada kenyataanya memang demikian. Blm lama ini muncul film fitna,Nabi di buat kartun dan masih bnyk lg…
April 4th, 2009 at 3:30 am
apa parameter yang anda gunakan untuk menilai sebuah kebaikan? sedangkan kebaikan belum tentu kebenaran.. tapi kalo parameter kebenaran Rabb sudah pasti penuh kebaikan… INGAT!!! agama islam hanya diperuntukkan bagi orang2 yang mau berfikir… kalo anda2 mau kafir silahkan.. tak akan mengurangi setitikpun keEsaan dan keKuasaan Allah..
“Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: “Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani.” Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah: “Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar.” ( QS.2:111 )
” Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu” ( QS 2:120 )
” Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. ” ( QS.5:51 )
ini adalah salah ayat ( petunjuk ) hanya bagi orang2 yang Islam yang beriman..
lebih percaya mana argumen manusia dengan firman Allah Rabb Yang Satu?
jika ada seorang Islam yang mengingkari satu ayat saja berarti ia kafir
jikalo ada anak tuhan (Isa As), ibu tuhan (Maryam), berarti ada mertua tuhan (Ali Imron)… Allahu Akbar, Allahu Ahad, Maha Suci Allah atas manusia2 bodoh yang selalu membanggakan kebodohannya
April 4th, 2009 at 3:34 am
(RALAT)
(KESALAHAN) ini adalah salah ayat ( petunjuk ) hanya bagi orang2 yang Islam yang beriman..
(PERBAIKAN) ini adalah beberapa ayat (petunjuk) hanya bagi orang2 yang Islam yang beriman..
April 4th, 2009 at 7:19 am
Muslim Mode : ON
Premise: Menurut Ajaran Islam: Non Muslim (alias kafir) didalam hatinya AKAN SELALU membenci islam, itu sudah fitrah mereka.
Jadi, kalau:
- non muslim berlaku baik (terhadap muslim) diluarnya (lahiriah): maka orang itu munafik —> berhati-hatilah terhadap orang munafik, selalulah bercuriga dan syak wasangka, karena mereka pasti ada maunya, ada udang dibalik batu jika berlaku baik.
- Non Muslim berlaku tidak baik (terhadap muslim) diluarnya (lahiriah): itu karena sifat aslinya. maka –> Perangi.
Muslim Mode: OFF
Karena ajaran diatas menurut muslim adalah PERKATAAN ALLAH sendiri, maka haruslah 100% betul. 100% seluruh non-muslim dimuka bumi ini PASTILAH HARUS dalam hatinya membenci islam. Karena jika ada satu orang saja yang tidak benci, maka ALLAH SALAH!
Oleh karena itu, saya tidak akan membenci kalian wahai saudara2ku kaum muslim! Saya akan buktikan bahwa ALLAH KALIAN ITU SALAH!!!!
April 5th, 2009 at 1:32 am
@all
Stop semua yang berbau SARA. Posting saya cuma untuk memperlihatkan, betapa tidak pentingnya debat yang diselenggarakan TVOne. Sudah terlihat kan? Dua kubu yang berbeda prinsip saling mempertahankan ideologi masing-masing. Tidak ada solusi. Cuma debat Kusir! Begitu juga dengan debat antar agama. Masing-masing tentu mengklaim bahwa agama yang dianutnya paling benar.
Saya rasa TIDAK PERLU membuktikan Tuhan si A salah atau Tuhan si B benar. Cukup itu menjadi keyakinan di dalam diri kita masing-masing.
Saya muslim, dan saya berpegang kepada Al Quran dan Hadits. Saya yakin dengan kebebasan beragama, seperti yang tertuang pada ayat Al Quran surah Al Kaafiruun ayat 6:
“Untukmulah agamamu, dan untukkulah, agamaku.”
Jadi, mohon dihentikan perdebatan untuk membuktikan bahwa agamanya lah yang paling benar.
Back to topic, untuk hal pilih memilih pemimpin, tentu wajar pemuka agama menganjurkan umatnya untuk memilih pemimpin yang seiman. Anda tidak perlu mempermasalahkannya. Toh pemuka agama anda akan melakukan hal yang sama. Dan andalah yang memutuskan untuk memilih pemimpin yang seagama atau tidak. Yang saya sesalkan mengapa topik yang ga penting (Presiden Non Muslim, Mungkinkah?), dibuat menjadi perdebatan.
Tx.
April 5th, 2009 at 7:16 am
aneh! kok yang disalahin TVOne nya, bukan orang yang omongannya menyebabkan perpecahan itu, bukan pemikiran yang ‘aneh’ itu yang disalahin!
April 5th, 2009 at 7:17 am
Mustinya ustad Jafar dari FPI itu yang disalahin kalu memang perkataannya menyebabkan perpecahan! Buruk muka cermin dibelah!
April 5th, 2009 at 7:29 am
@dodo
Dari segi judul perdebatan, anda rasa perlu ga diperdebatkan? Seharusnya yang kayak gitu ga perlu disiarkan. Apa TVOne ga mikir kalo debat tersebut bakal mengundang perpecahan?
April 5th, 2009 at 10:52 am
biasa itu gu..agenda setting..bisnis di bidang media untuk menaikkan rating acara..
- singkat
- padat
- provokatif
syarat yg gampang bukan..?
April 6th, 2009 at 3:33 pm
Sebenarnya acaranya bagus kok. Membuka lembaran ingatan bangsa pada peristiwa dahulu. Contohnya kenapa ketika Johny Lumintang diangkat menjadi danjen Kopasus, tidak sampai 24 jam kemudian diganti sama jendral lainnya yang islam. Trus di kesatuan kopasus juga pernah ada kejadian pilihan utama untuk danjen adalah orang hindu tapi kemudian batal karena alasan mayoritas kopasus adalah islam. Masih ada lagi contohnya, kenapa ketika orang kristen menduduki suatu jabatan langsung banyak digoyang?
Jangankan menjadi presiden, menjadi pejabat eselon 4 saja sudah banyak tantangannya. Entah pangkatnya dilama-lamain, entah jabatannya dikasi yang non job, entah macam-macam. Ini kami alami sendiri di negara Indonesia tercinta ini yang katanya berKetuhanan Yang Maha Esa.
April 7th, 2009 at 12:36 am
bagi orang-orang non islam,pelajari lebih mendalam lagi kitab – kitab dan ajaran – ajaran agama kalian,pakai akal kalian,saya mohon pakai akal kalian… jangan hanya terpengaruh dengan doktrin belaka,buat apa kalian punya akal?
setelah itu,luangkan waktu untuk membaca al-qur’an dan al hadits…. cross check dgn kitab – kitab kalian…
mengapa dinegara – negara non – islam setelah tragedi 9/11 malah semakin banyak orang – orang yang masuk islam?? aneh??? karena dari kebencian mereka,mereka penasaran,seperti apa islam itu,lalu mereka meluangkan wktu untuk mempelajari apa yang mereka anggap sebagai agama syetan tersebut… hasilnya,,mereka malah masuk islam,mereka sadar bahwa selama ini agama mereka salah….
maka tolong… luangkan waktu untuk mempelajari islam.
April 10th, 2009 at 5:32 pm
alquran klean jelas2 mengkafirkan agama kristen n yahudi. misal orang kristen nyalonin jadi presiden hukum apa yang klean pake. hukum islam apa pancasila?? klo liat tampang2 ulama2 jenggotan yang fanatik ya jawabannya pasti ga bole lah soalnya kristen kafir di alquran kalian. saya ingin minta tanggapan bagi Muslim yang berpendidikan bagaiaman anda melihat ini??
April 11th, 2009 at 8:17 am
to dosa:…
saya harus ngasih tau gemana .lo aja dari namanya penuh dosa, bangga sekali pake nama dosa………..banyak istigfar yaaaaaaaaa
April 11th, 2009 at 7:12 pm
wah cuma nama kok dipermasalahkan . saya tanya Muslim yang berpendidikan bukan anda yang cuma mempermasalahkan nama dosa. diagama gw ga ada istigfar jadi ga usa sok2 nasehatin pake agamamu
April 11th, 2009 at 7:13 pm
istilah istigfar cuma diagamamu jgn nyurush agama laen pake istilah agamamu.
April 11th, 2009 at 8:51 pm
Wahai para peserta debat terhormat. Introspeksi dirilah anda semua. Apakah anda penganut agama yang benar, atau hanya sekedar orang yang munafik ? Ciri-ciri orang munafik ; berkata bohong, berjanji dusta, dipercaya akan khianat. Setelah itu, Lakum dinukum waliayadin, bagiku agamaku, bagimu agamamu. Setelah itu semua, tanya dirimu, apa yang telah anda perbuat untuk negeri dan bangsa tercinta yang masih terpuruk diberbagai bidang ini. Mudah-mudahan ada manfaatnya, terimakasih, wassallam.
April 15th, 2009 at 8:14 pm
Bukan hanya mayoritas Muslim saja. Saia maw nambahin dikit.
Berdasarkan yang pernah saia dengar, baca dan dalami. Ada hadist yang mengatakan “Setiap Muslim adalah pemimpin bagi umatnya”. Semua umat Muslim dituntut untuk menjadi khalifah di muka bumi. Setiap pemimpin akan dihisab dan dimintai pertanggungjawabannya, apa yang telah ia lakukan bagi kaumnya di hari akhir. Itulah motivasi bagi umat muslim untuk belajar memiliki sifat lebih bijaksana dan adil sedini mungkin, sehingga terdorong menjadi pemimpin di masa depan. Bukan begitu…?
May 4th, 2009 at 4:18 pm
yang paling aku ga suka dari debat ini adalah saat terakhir dimana dari pihak non muslim ada pendeta dan pihak muslim ada ustad (kalo ga salah)
di mana si pendeta membicarakan perdamaian antar agama, hidup rukun antar agama.tapi apa tanggapan ustad ?malah ketawa dan ngomong “terimakasih atas fatwa yang ada berikan”
dan si pendeta ga tau istilah2 islam dan bertanya kepada ustad apa arti istilah tersebut, pihak islam malah tertawa..
seharusnya debat seperti ini ga usah ditayangkan!!bikin perpecahan saja…
May 15th, 2009 at 10:30 pm
teman-teman semua…
pliss…jangan nonjolin perbedaan kita
biar gak ada prasangka, gue mau ngasih tahu kalo gue adalah
orang Kristen. Dan gue menyayangi(mengasihi) baik itu anda yang beragama Islam, atau mnugkin Hindu, Budha, Katolik, whatever i don’t care, yang pasti, selama anda orang Indonesia, gue menyayangi(mengasihi) anda semua…
pertama…
gue di sini pure netral. kalo perdebatan ini masih berlanjut. Kalo setelah postingan gue, masih ada orang Islam, Kristen, Hindu, Budha, Kong Hu Cu, Katolik yang masih nekat nge post dengan meng-agung2 kan agamanya sendiri dan menganggap rendah agama yang laen, berarti dia memang benar2 ingin mendatangkan kehancuran bagi bangsa ini…bukan agamanya yang membawa kehancuran…
kedua…
@saudaraku yang Kristen: guys…pliss deh TUHAN Yesus ngajarin apa sih?? coba kalian baca alkitab dan cari adakah DIA mengajarkan untuk membenci Islam atau agama apa pun ituh??Guys, jangan terjebak dengan roh agamawi. Matius 7:12 “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka… jika kamu ingin agama mu di cela orang lain, ya, silahkan kalian boleh mencela agama lain…tetapi kita tentu tidak mau di cela, jadi jangan mencela agama lain
Ingat! TUHAN menyuruh kita untuk mengasihi sesama manusia bukan sesama orang Kristen
@saudaraku sebangsa se-tanah air yang Islam :
gue meminta maaf karena ada orang2 Kristen (at least ngaku Kristen) yang menyinggung perasaan anda. Gue harap, anda mau melapangkan dada untuk menerima permintaan maaf ini. marilah kita bersatu
@podie : kenapa kamu memusingkan ajaran agama orang lain?? maaf tetapi saya melihat kamu sebagai orang yang pertama kali mengobarkan semangat perpecahan ini. saya tidak tahu kamu beragama apa atau lebih tepatnya, apakah kamu beragama? jika kamu beragama, Apa kah kamu merasa sudah mantap dengan ajaran agama mu? sehingga repot2 memusingkan bahkan mendebatkan ajaran agama Islam??kamu berkata akan mengasihi orang beragama Islam, tetapi perbuatan mu (at least postingan kamu) tidak mendukung…saya harap kamu menyadari ini…
kesimpulan:
apa sih gunannya kita berdebat kayak gini?? yang Kristen tetep aja Kristen, yang Islam tetep aja Islam, yang Hindu tetep aja Hindu dst…
kita satu bangsa…
andaikan anda adalah orang Kristen yang tinggal di tengah2 orang Islam, kalau rumah anda kebakaran, siapa yang akan menolong anda duluan? apakah teman seiman mu? tentu tetangga mu yang Islam karena yang paling dekat denganmu,…
sebaliknya, andaikan anda adalah orang Islam yang kebetulan tinggal di tengah2 pemukiman yang mayoritas Kristen (saya tinggal di perumahan yang mayoritas warganya Kristen tetapi ada orang Islamnya juga) dan rumah anda yang kebakaran, sudah tentu tetanggamu yang Kristen yang paling pertama menolongmu
kita saling membutuhkan,
mari kita bergandengan tangan dan rapatkan barisan
untuk membangun Indonesia…
INDONESIA BERSATULAH!!
May 15th, 2009 at 10:32 pm
sorry formatnya berantakan ^^
May 15th, 2009 at 11:31 pm
@INDONESIA BERSATULAH
Tx utk partisipasi anda mempersatukan perbedaan umat beragama… :)
Btw, format uda sy perbaiki..
May 16th, 2009 at 1:16 pm
@ DAGU
ok sama2…saya harap, postingan saya membuka mata kita semua… :)
May 23rd, 2009 at 6:29 am
@All
Maaf, komentar untuk posting ini saya tutup untuk mencegah komentar-komentar dari orang-orang BODOH dan IDIOT yang berbau SARA, yang ingin memecah belah bangsa karena isu AGAMA, serta ga mengerti persoalan dan ga mbaca seluruh komentar yang ada dari awal hingga akhir.
Terima kasih atas partisipasinya.