Untuk meng-update informasi, aku biasanya meluangkan waktu sekitar 15 menit untuk membaca koran. Lagian koran uda dilanggan ama kantor, sayang kan kalo ga dibaca. Ada info menarik selain berita pilpres dan isu nama-nama calon menteri yang beredar maupun berita bang jacko, yaitu tentang penggunaan kantong plastik yang biasanya disebut “kresek ” atau “asoy”. Emang bukan headline sih, tapi infonya sangat berguna.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Husniah Rubiana Thamrin Akib meminta masyarakat tidak menggunakan kantung plastik “kresek” berwarna untuk mewadahi makanan siap santap secara langsung. Sebab kantung plastik berwarna, terutama yang hitam, dibuat dengan proses daur ulang dari bahan dasar yang tidak diketahui riwayat penggunaannya. Mungkin bekas wadah limbah berbahaya seperti pestisida dan logam berat, atau kotoran. Proses daur ulang plastik kresek juga menggunakan bahan kimia yang beresiko membahayakan kesehatan. Proses daur ulang plastik juga tidak terjamin kebersihannya.
Beliau menghimbau bila kita mau mewadahi makanan siap santap dengan plastik kresek sebaiknya dilapisi dulu dengan bahan yang aman seperti daun atau kertas (dagu said: hmm… kalo kertas koran aman ga ya? mending daun kali ya?).
Walopun belum ada pengaduan atau keluhan mengenai gangguan kesehatan akibat penggunaan kantung kresek sebagai wadah makanan, lebih baik kita berhati-hati.
Sumber: Harian Analisa, Rabu, 15 Juli 2009 Tahun XXXVIII No. 13077 halaman 1 kolom 1.
Random Posts
Loading…
Tags: BPOM, Kantong Plastik, Makanan












November 30th, 2009 at 7:14 pm
kalo kita melapisi makanan siap santap dengan koran atau kertas yang ada tulisan dari tinta, bisa menyebabkan gangguan kesehatan gak?