Antri Dong!

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Antri, masalah kecil dan sepele, cuma berakibat fatal bila tidak dijalankan dengan baik. Antri dong! Cuma itu yang bisa kuteriakkan dalam hati ketika melihat orang yang disebelahku menyerobot untuk membayar listrik dan telepon. Udahlah datangnya belakangan, mau cepat pulak. Padahal aku dah sengaja datang pagi (ternyata petugas kantor posnya lama kali datangnya!), eh masih nunggu kira-kira setengah jam (Ditekong pulak :hammer:). Yah, budaya antri memang belum bisa diterapkan dengan baik di Indonesia. Semua mau duluan, semua mau diistimewakan, semua mau cepat.

Kesal? Tentu! Kenapa sih ga bisa antri? Perbandingan yang nyata terlihat ketika aku jalan-jalan ke Singapura. Ada serombongan orang Indonesia yang hendak membeli tiket subway. Mereka bergerombol di depan mesin tiket, menunggu temannya yang hendak membeli tiket juga, sementara temannya yang lain menunggu disampingnya. Kontras sekali dengan mesin di sebelahnya, yang hanya digunakan oleh orang Singapura, mereka antri dengan teratur, baik laki-laki maupun perempuan.

Budaya antri yang benar (biru) dan yang salah (merah)

Budaya antri yang benar (biru) dan yang salah (merah)

Memang pantas la di Indonesia budaya antri ga bisa terlaksana, di Kamus Besar Bahasa Indonesia pun arti kata “antri” ga ketemu!!!

Antri tidak ditemukan!

Antri tidak ditemukan!

Inset antri tidak ditemukan

Inset antri tidak ditemukan

So? Antri dong!!!

Random Posts

Loading…

Related posts:
  1. Saling Klaim Keberhasilan Menjelang Pilpres 2009
  2. Klarifikasi “Ngapain Ganyang Malaysia?”

Tags: , ,

One Response to “Antri Dong!”

  1. kalo antri emang ga ada,
    antre yg ada.. aneh..
    hehehe..

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>