Day 1 at KL

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Dagu di Jalan AmpangHari Senin tanggal 12 Januari 2009, hari pertama di KL, setelah beristirahat melepas lelas karena sebelumnya, pada dini hari, aku dan kawanku berjalan-jalan dari Pudu hingga Bukit Bintang. Kami merencanakan rute perjalanan. Merujuk dari buku panduan pariwisata yang kami dapatkan di bandara LCC-T, rute perjalanan adalah Mesjid Jamek – Dataran Merdeka – KL Tower – Petronas Twin Towers – Bukit Bintang. Tak lupa kusiapkan kamera digital pinjaman dari bang bayou. Orangnya ga ke KL, kameranya pun jadi lah.

Dari Pudu kami berjalan kaki mengikuti jalan Tun Perak hingga tiba ke Mesjid Jamek. Di sekitar terminal Mesjid Jamek banyak orang-orang yang jualan sarapan. Karena cuma sarapan sereal + susu, kami pun membeli nasi gurih dan nasi goreng. Indonesia banget yah, mesti makan nasi baru bisa tenang, hehehe… Tak disangka, ternyata yang jualan pun orang Indonesia juga, Medan pulak (Karena tau kami orang Medan, dapet bonus bakwan!). Namanya Bang Zain, tinggalnya di Amaliun. Setelah bercakap-cakap sebentar sambil sarapan, kami pun melanjutkan perjalanan menuju Dataran Merdeka.

Dataran MerdekaTak ubahnya Lapangan Merdeka di Medan, begitu juga Dataran Merdeka. Tempat ini merupakan tempat bersejarah bagi rakyat Malaysia. Bendera Inggris, Union Jack, diturunkan pada tanggal 31 Agustus 1957 di tempat ini. Di sekitar Dataran Merdeka terdapat bangunan Sultan Abdul Samad yang bergaya moroislam (moorish).

Tanpa membuang waktu, kami memutuskan untuk langsung ke KL Tower menggunakan LRT (Light Rail Transit), dari Stesen (Stasiun) Mesjid Jamek menuju Stesen Dang Wangi, stasiun LRT yang terdekat dengan KL Tower. Setelah berjalan-jalan ga jelas di jalan Ampang, karena ga ketemu lokasi untuk masuk ke KL Tower, kami harus puas dengan mengabadikan KL Tower dari jauh.

Perjalanan kami lanjutkan ke Menara Kembar Petronas karena lokasinya ga jauh dari KL Tower. Tetapi karena melewati MTC (Malaysia Tourism Centre), kami singgah sebentar untuk mencari-cari informasi sambil ngenet untuk sekedar say hello dengan kawan-kawan di Medan.

Dagu dan Menara Kembar PetronasJatah ngenet gratis udah habis, kami pun melanjutkan perjalanan ke Petronas. Karena teriknya matahari, kami pun menunda niat untuk foto-foto di Petronas. Mau naek ke Sky Bridge Menara Kembar Petronas ga bisa. Karena Sky Bridge ditutup pada hari Isnin (halah, udah kayak orang Malaysia pulak awak). Suria KLCC yang berada di belakang Petronas menjadi tujuan kami sebagai tempat makan siang.

Sebelum perjalanan dilanjutkan, taman KLCC adalah tempat yang tepat untuk beristirahat. Kami menyempatkan diri berfoto dengan latar belakang menara kembar Petronas, karena rasanya tidak sah ke KL kalo ga foto dengan latar belakang menara kembar Petronas. Taman KLCC merupakan taman terbuka hijau yang seharusnya ditiru oleh kota-kota besar di Indonesia. Di tengah-tengah kota yang hingar bingar, gedung-gedung tinggi yang mencakar langit, terdapat lahan luas yang rindang. Benar-benar nyaman.

Taman KLCC

Petugas Sedang Membersihkan Taman dari Pengunjung Yang Berserakan

Tujuan berikutnya, Bukit Bintang. Tapi karena ga ada LRT ke Bukit Bintang, kami harus ke Stesen Bukit Nanas naek KL Monorail ke Stesen Bukit Bintang. Untuk ke Stesen Bukit Bintang, dari Stesen KLCC kami menuju Stesen Dang Wangi, dan ditambah berjalan kaki sedikit menuju Stesen Bukit Nanas. Sesampainya di Bukit Bintang,kami keluar Stesen langsung menuju Sungei Wang Plaza. Di Sungei Wang Plaza, kami sempat muter-muter nyari jalan keluar, saking ramenya jalan keluar pun ga keliatan… Sampai akhirnya melihat informasi yang ada di lantai dasar… fiuhhhh…

Abis dari Sungei Wang, kami mencari hostel di sekitar Bukit Bintang. Akhirnya dapat hostel yang namanya UK-Asia. Mahal bila dibandingkan dengan fasilitas yang disediakan. Tetapi wajar bila dibandingkan dengan lokasi hostel tersebut. Kebetulan sekali, tak berapa lama kami beristirahat di kamar, hujan turun dengan derasnya. Baru tau aku kenapa hostelnya mahal, ternyata ada air terjun alami di kamar yang hanya terlihat bila hujan deras… :(

To be continued…

Random Posts

Loading…

Related posts:
  1. Day 2 at KL: The Sky Bridge
  2. Bukit Bintang At Night
  3. Muter-Muter KL Sambil Jalan Kaki
  4. Day 2 at KL: Istana Negara
  5. Jalan-Jalan Ke KL, Bebas Fiskal dengan NPWP
  6. Berburu Air Akar

Tags: ,

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>