Karena akuarium di rumah masih keliatan kosong walopun udah ku isi lima ekor lobster, aku berniat menambah lima ekor lagi sehingga genap sepuluh ekor. Tapi karena beberapa kendala, niatku baru kesampaian pada hari Rabu, 3 Desember 2008. Keputusanku menambah lobster lagi sedikit berlawanan dengan “hukum populasi lobster” yaitu sepuluh ekor untuk daerah yang luasnya 1 meter persegi. Oleh karena itu ku buat shelter bertingkat agar ga terjadi kanibalisme. Menurut buku yang kubaca, kanibalisme lobster pada daerah yang sempit bisa ditekan dengan membuat shelter bertingkat.
Karena aku baru nambahin lobster, otomatis pemberian pelet harus lebih banyak. Aku teringat kalau lobster juga dikenal sebagai hewan omnivora alias pemakan segalanya. Mo daging, sayur atau pelet, dihajar semua. Aku mo nyoba pakan baru buat lobster, sawi putih. Ku potong panjang-panjang dan ku masukkan ke akuarium. Eh, perkiraanku meleset, sawinya ngapung! Ya iya lah, kan sawinya ringan. Agar sawi tenggelam, kucoba melemaskan sawi dengan air panas. Berhasil, walopun ga semua, sawinya tenggelam. Dan ternyata, lobster-lobsternya pada suka sawi. Gitu sawi dipegang, langsung deh dibawa ke dalam shelter untuk dimakan. Nikmat kali kayaknya… aku pun jadi lapar.. Dah lah, sarapan dulu aku, besok-besok ku ceritain lagi perkembangan lobsterku…
Random Posts
Loading…













December 5th, 2008 at 11:02 am
bang….
lobster nya beli dmana???
satu nya berapa???
December 5th, 2008 at 5:53 pm
Lobsternya beli di dekat rumah goes. Harganya bervariasi. Kalo uda aga gede dikit bisa mpe sepuluh rebu… Tapi kalo yang kecil paling tiga – empat rebu.
Napa? Tertarikkah?
December 7th, 2008 at 10:46 am
pengen order sich
tapi ada jasa penganteran ngga ya??
btw no kontak brapa ni boss
mau diundang kopdaran agak susah ni
makasih
December 7th, 2008 at 11:50 pm
@reallylife
Mas, SMS-nya dah nyampe duluan tuch.. baru baca komen-nya hari ini, soalnya baru online nih.. :) Ditunggu info kopdaran-nya mas… tx..