Ada kekagetan di diriku ketika melihat seekor lobsterku tergeletak tak berdaya. Wah… mati satu.. air mataku bercucuran.. menetes tak henti membasahi pipi dan baju.. halah.. ga gitu kali la…wakakaka.. Setelah ku liat betul-betul, eh… ternyata cuma kulit lobster ajah. Berarti salah satu lobsterku telah sukses berganti baju (molting). Artinya, lobsterku tambah gede… :)
Sebenernya, kenapa sih lobster ganti baju.. eh kulit? Ketika bertambah besar, “baju” lobster mulai sesak sehingga harus segera diganti. Ketika berganti kulit itulah, berat badan lobster bertambah maksimum 50%. Pemicu pergantian kulit pada lobster adalah pertumbuhan daging dan perubahan air.
Setelah keluar dari kulit lamanya, lobster membutuhkan waktu 1-2 hari untuk pengerasan kulit. Yang unik dalam proses ganti kulit adalah jika anggota tubuh lobster mengalami cacat, misalnya kaki, capit, atau sungutnya patah dapat tumbuh lagi. Namun ukuran organ-organ yang tumbuh itu lebih kecil pada ganti kulit pertama. Setelah ganti kulit kedua, ukurannya hampir sama, dan pada ganti kulit ketiga ukurannya sudah sama dengan ukuran semula. Hmm… kayak Claire Bennet dalam cerita Heroes yah… :)
Frekuensi pergantian kulit paling cepat terjadi pada lobster berukuran 0-4 inci. Sementara itu, ketika lobster tumbuh dari ukuran 4 ke 5 inci proses pergantian kulitnya mulai melambat, karena lobster tidak hanya memanjangkan badan, tetapi juga harus melebarkan badan.
Proses pergantian kulit yang paling rawan adalah ketika lobster melakukannya pertama kali, yaitu pada saat sudah lepas dari induknya. Lobster yang sedang berganti kulit sangat rawan terserang kematian jika dipindahkan atau dikirim ke tempat lain menggunakan packing kering karena saat berganti kulit, kondisinya sedang kritis sehingga perubahan suhu dan pH air dapat memicu kematian. So, bila kita melihara lobster, air untuk anakan lobster pada sebulan pertama jangan diganti lebih dari seperempatnya pada saat menyedot kotoran. Selain itu, diperlukan shelter agar si lobster merasa aman dan nyaman. Kalo engga, lobster tersebut bisa jadi sasaran empuk lobster laennya. Kulit lama si lobster bisa jadi makanan juga lo! Emang dasar lobster, semua dimakannya.. :D
Random Posts
Loading…
Tags: Lobster














December 9th, 2008 at 11:23 am
wow, keren om…
saia juga punya lobster, pas beli kulitnya biru ehh pas beberapa lama jadi hitam. habis itu ganti kulit.
setelah beberapa lama gede(sebesar jari tengah saya). eh sama pembokat saya di kasih makan telor matasapi. matilah dia…
hahaha…
sekarang memelihara dari awal lagi…
shiiyt..
December 9th, 2008 at 1:01 pm
lobster yang aneh..
hahahaaa…
bang, kapan bs makan2 ni lobster???
pengen nyoba aku lah…
December 9th, 2008 at 1:58 pm
@subhan
mentang2 lobster bisa makan apa aja kok malah dikasi telor matasapi hihihi.. :)
@vygo
masih kecil goes, ntar la kalo uda gede.. kira2 5-6 bln lagi..
December 9th, 2008 at 8:04 pm
aku mau lobsternya
December 10th, 2008 at 12:26 am
Gu, gak ada hubungannya dengan posting kau ini. Aku cuman mau bilang Alexa ku naek trus nih. 3.395.599. Tapi kau juga naek yah. ya udah, menuju 2 juta lagi untuk menyaingi kau. Semangat!
December 10th, 2008 at 8:35 am
@reallylife
Bole mas.. tapi ga bisa sekarang.. masih cilik..
@ihatemycountry
Mantabs Yu… keep goin’
January 20th, 2009 at 4:54 pm
mas,kalo cari lobster di bogor di mana ya??
January 20th, 2009 at 5:11 pm
@berto
Waduh, maap mas, saya ga berdomisili di Bogor, jadi kurang tau.
May 28th, 2010 at 5:27 am
trims, infonya kak,,,
salam kenal,,
saya salah satu mahasiswi jurusan budidaya perairan di IPB
May 28th, 2010 at 6:39 am
@tiara
salam kenal jg :D
June 7th, 2010 at 7:29 pm
bng dagu,
ceritanya tentang LAT sangat menarik,saya berencana mau coba2 budidaya LAT.
Apa cerita ttg LAT masih ada?
June 8th, 2010 at 6:40 am
@dewie
saya uda ga pelihara LAT lagi mba’, sekarang lagi mendalami hobi fotografi.. :)
August 1st, 2010 at 5:32 am
Kenapa udah ga pelihara LAT lagi mas?
kendala yang anda hadapi apa?? Aquarium yg anda gunakan hanya 1 buah saja?