Kali ini aku mau berbagi informasi tentang bagaimana cara menginstal sebuah web blog di PC (personal computer). Kenapa di PC? Biar bisa diutak-atik sebelum di-online-kan (Cocok untuk netter yang akses Internetnya terbatas), nanti kalo udah bagus, baru di-upload ke server beneran. Web blog yang ku gunakan adalah WordPress (versi 2.6.3). Aku berasumsi bahwa komputer pengguna telah terinstal webserver, PHP dan database server. Cara instalasi webserver dkk bisa dilihat di sini.
Sebelum memulai instalasi, download WordPress-nya. Bila tidak ada koneksi Internet, coba pakai “koneksi teman” alias minta ama teman yang punya WordPress. Sekedar informasi, WordPress telah merilis versi terbarunya, yaitu 2.6.3 (versi 2.7 juga ada, tapi masih beta). Beberapa fitur WordPress bisa dilihat di sini. Pihak pengembang WordPress menyarankan penggunanya untuk menggunakan versi 2.6.2 atau 2.6.3. Pengembang WordPress sudah menghentikan dukungan untuk versi sebelum itu. Bagi yang kurang lancar berbahasa Inggris tidak perlu khawatir. WordPress sudah mendukung bahasa Indonesia lo!
Download WordPress versi 2.6.3:
Versi Bahasa Indonesia
Versi Bahasa Inggris
Setelah mendapatkan WordPress, ekstrak file tersebut ke direktori public html webserver kita. Aku menyimpan seluruh file hasil ekstrak ke dalam direktori “dagu”. Kemudian buat sebuah database. Database ini digunakan untuk menyimpan blog yang akan kita buat. Pada contoh kali ini aku membuat nama databasenya adalah “dagunetdb“. Bila belum terbiasa membuat database, ikuti petunjuk di sini.
Instalasi WordPress dilakukan di browser, tetapi sebelum itu perlu dilakukan pembuatan file konfigurasi. Contoh file konfigurasi ini bisa ditemukan di direktori hasil ekstrak. Namanya adalah wp-config-sample.php. Buka file tersebut dan ubah lah bagian-bagian di bawah ini sesuai dengan konfigurasi kamu.
define(‘DB_NAME’, ‘putyourdbnamehere’);
Ubah kata putyourdbnamehere dengan nama database yang telah dibuat.
define(‘DB_USER’, ‘usernamehere’);
Ubah kata usernamehere dengan nama user database.
define(‘DB_PASSWORD’, ‘yourpasswordhere’);
Ubah kata yourpasswordhere dengan password user database.
define(‘AUTH_KEY’, ‘put your unique phrase here’);
define(‘SECURE_AUTH_KEY’, ‘put your unique phrase here’);
define(‘LOGGED_IN_KEY’, ‘put your unique phrase here’);
Ubah frase “put your unique phrase here“, dengan frase buatan kamu. Sebaiknya panjang dan acak. Frase ini tidak perlu diingat, dan masing-masing harus berbeda.
$table_prefix = ‘wp_’;
Yang ini boleh diubah boleh juga tidak. Gunanya apabila dua atau lebih instalasi wordpress dilakukan pada satu database, alias satu database rame-rame.
Untuk lebih jelasnya lihat gambar di bawah (klik pada gambar untuk memperbesar):
Update 29 Nopember 2008 (Ada yang kelupaan.. sori ya..):
Setelah selesai mengubah konfigurasi, lakukan instalasi wordpress dengan cara mengetikkan URL ke browser. Contohnya: http://localhost/dagu (dagu adalah direktori tempat anda menyimpan file wordpress). Bila konfigurasi benar, maka muncul tampilan di bawah ini (klik pada gambar untuk memperbesar):
Isikan judul blog dan email, kemudian tekan Install WordPress. Bila berjalan dengan lancar, anda akan diberikan username dan password, seperti gambar di bawah ini (klik pada gambar untuk memperbesar):
Ingat dan catat Username dan Password, karena akan digunakan untuk mengakses back-end wordpress. Untuk melihat tampilan awal blog, ketikkan http://localhost/dagu. Untuk mengakses back-end ketikkan http://localhost/dagu/wp-admin. Nah… gampang kan?
Dengan WordPress, tanpa perlu mengerti bahasa pemrograman web, sebuah blog sudah bisa selesai dalam 5 menit. Selamat mencoba… :)
Update:
Sekarang uda ada yang versi 2.7. Lebih mantab. Cek review-nya di sini.
Random Posts
Loading…

(1 votes, average: 4.00 out of 5)














November 22nd, 2008 at 8:21 pm
hmmm….
perlu dicoba nih…
coabin aahhhhh….
:D:D
November 23rd, 2008 at 12:56 am
Bingung aku Gu. Ribet kali.
November 23rd, 2008 at 2:41 pm
@vygo
Wajib tu, ntar ganti web-mu dengan blog.. :)
@ihatemycountry
Di bagian mana yang bingung yu???
November 27th, 2008 at 5:23 pm
@Dagu
ga tega gantikannya bang…
web ku mw kubuat blog aja tp masih pake joomla..
hehheee
acem bang?? msh ada space kan???
November 28th, 2008 at 9:06 am
@vygo
Masih ada, pake aja. Aku baru ngapus beberapa file, jadi uda banyak ruang kosong. Ntar kalo dah penuh baru bayar uang sewa.. hehehe…
March 10th, 2009 at 3:20 pm
Mas, sy mo nanya ni…
tapi pertanyaan rada2 gmn…. gitu..(ketauan gapteknya :p)
semoga berkenan dijawab.
Kalo kita berkunjung ke satu web/blog, keuntungan yg punya web/blog apa? Maksud sy, secara materil kalo web/blognya sering/banyak dikunjungi, dia dapet apa? Soalnya sy mpe skrg blm dapet jawaban
(maklum baru belajar niy…)
tks b4
March 10th, 2009 at 3:55 pm
@ayu
Dari segi materi, tentu ada hubungannya dengan jumlah kunjungan.
Saya analogikan dengan acara televisi. Sebuah acara yang ratingnya tinggi (banyak ditonton), tentu akan mengundang para pemasang iklan untuk beriklan di acara tersebut. Semakin tinggi ratingnya, tentu tarif iklannya semakin mahal.
Jadi kalau semakin rame pengunjung (traffic) di sebuah web, maka untuk memasang iklan di web tersebut akan lebih mahal (contohnya kaskus atau detik). Hal ini berlaku juga untuk blog. Tetapi, tentu saja ga semua blogger berorientasi duit. Ada yang cuma sekedar hobi aja. Kembali lagi ke si empunya blog. Kalo emang tujuannya materi, tentu ada kiat2 lain dan usaha yang “lebih”.
Semoga penjelasan singkat saya bisa memberikan jawaban kepada mba’ Ayu. Kalo mo nanya2 lagi bs imel japri atw YM.