Beberapa instalasi cms memerlukan library PHP yang secara default tidak diaktifkan. Misalnya, pada instalasi sebuah e-commerce yang bernama magento (www.magentocommerce.com), memerlukan beberapa extension PHP. Biasanya, cms yang baik (kayak iklan GSM aja yak..hehehe..), melakukan pengecekan kebutuhan sistem sebelum melakukan instalasi. Gambar di bawah merupakan contoh pengecekan kebutuhan sistem pada saat instalasi magento.
Untuk melihat apakah extension sudah di-load atau tidak, dapat digunakan fungsi phpinfo(). Suatu extension di-load atau tidak diatur pada sebuah file yaitu php.ini. Lokasinya di dalam direktori instalasi PHP. Untuk aplikasi XAMPP (http://www.apachefriends.org/en/xampp.html), konfigurasi PHP terletak di [Direktori instalasi XAMPP]/apache/bin.
Untuk mengeditnya, cukup menggunakan teks editor (misalnya notepad). Cari extension yang ingin diaktifkan. Misalnya, untuk contoh di atas, diperlukan extension curl dan mcrypt. Yang perlu dilakukan adalah mencari extension tersebut. Secara default, konfigurasi kedua extension adalah seperti di bawah ini:
;extension=php_curl.dll ;extension=php_mcrypt.dll
Untuk mengaktifkannya cukup menghapus tanda titik koma di depan kedua baris tersebut. Bila sudah, restart apache dan cek status extension menggunakan phpinfo().
Pertanyaan: mengapa harus menghapus tanda titik koma?
Pada file konfigurasi PHP (juga konfigurasi apache), tanda titik koma digunakan untuk menandai bahwa baris setelah tanda tersebut tidak akan dieksekusi. Sehingga banyak yang menggunakannya sebagai komentar.
Hati-hati dalam mengutak-atik file konfigurasi ini. Bila salah, kemungkinan PHP tidak akan berjalan dengan semestinya. Selalu backup file konfigurasi anda sebelum melakukan perubahan, agar mudah me-restore apabila terjadi hal yang tidak kita inginkan.
Semoga bermanfaat… :)
Random Posts
Loading…

(1 votes, average: 4.00 out of 5)













February 8th, 2011 at 6:40 am
mantap php extension
November 3rd, 2011 at 2:41 pm
keren…… top,